EndangW. 12 Januari 2022 07:59. Berdasarkan kegiatan-kegiatan di bawah ini, fungsi pengorganisasian adalah . . :. A. pembagian tugas, wewenang, dan tanggung jawab orang yang bekerja dalam perusahaan B. penetapan hasil yang hendak dicapai pada waktu yang akan datang C. mengambiI keputusan tentang cara-cara tugas yang akan dilaksanakan fungsi DalamSK Menpan No. 841993 ditegaskan bahwa tugas pokok guru pembimbing adalah "menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, evaluasi pelaksanaan bimbingan, analisis hasil pelaksanaan bimbingan, dan tindak lanjut dalam program bimbingan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya pasal 4. 54 Selanjutnya Dewa Ketut Petersdikutip Sudjana (2002:15), Menyebutkan tugas dan tanggung jawab guru, yaitu: (a) Guru sebagai pengajar, (b) Guru sebagai pembimbing, dan (c) guru sebagai administrator. Ketiga tugas guru di atas merupakan tugas pokok profesi guru. Dimana guru sebagai pengajar lebih menekankan kepada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. GuruGuru adalah sosok yang dapat membentuk jiwa dan watak peserta didik. Guru mempunyai kekuasaan untuk membentuk dan membangun kepribadian anak didik menjadi seorang yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Guru bertugas mempersiapkan manusai susila yang dapat diharapkan membanguun dirinya dan membangun bangsa dan Negara. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebutkan bahwa guru adalah [] 1PPKn 3.2 Memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari 4.2 Menjelaskan hak, kewajiban, dan tanggung jawab √ √ √ sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari 2 B.Indonesia 3.3 Meringkas teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik Pengembangankarakter: religius, tanggung jawab, kejujuran, disiplin D. Materi Pembelajaran Materi reguler: Gelombang, mengikuti peta konsep sebagai berikut: Me Gelombang adalah getaran yang merambat. Pada waktu merambat, gelombang memindahkan energi. Jenis Gelombang: Berdasarkan medium perambatannya, gelombang dibedakan menjadi 2, yaitu: 1. Perandan Tanggung Jawab Guru Kelas. Guru kelas adalah guru yang mengikuti kelas pada satuan pendidikan sekolah dasar atau yang sederajat, yang bertugas melaksanakan pembelajaran seluruh mata pelajaran pada satuan pendidikan tersebut, kecuali pendidikan agama dan olahraga. · Ikutsertakan anggota keluarga dalam kegiatan kelas dan undang pencocokangambar dan teks dalam bentuk kartu yang dilubangi. Apa yang kalian butuhkan? 1. Kertas berwarna atau kertas manila digunting menjadi persegi. 2. Gambar perangkat keras dan teks deskripsi dari perangkat tersebut yang dicetak di kertas tersebut. Guru kalian yang akan menyiapkan gambar-gambar tersebut. 3. Gunting, hole punch (pelubang Sesungguhnyaguru merupakan seorang key person yang paling mengetahui tentang kebutuhan kurikulum yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Karena itu sewajarnya apabila dia turut aktif dalam pembinaan kurikulum di sekolahnya. Untuk mengubah kurikulum itu tentu tak mungkin, akan tetapi dalam rangka membuat atau memperbaiki proyek-proyek pelaksanaan kurikulum, yang berhubungan auDX. The curriculum as an instructional design occupies a very strategic place in all aspects of educational activities. Given the importance of curriculum development in education, the preparation must refer to a solid foundation. The basis for program formation is not only needed for program designers macro or programmers, who are often called ideal programs, but also must be understood and used as a basis for implementing micro study programs, especially pedagogical advisers, teachers and other stakeholders related to management tasks. education, as a guiding tool for the implementation of educational programs at every type and level of education. With this important position, program development cannot be carried out haphazardly, but must be based on different considerations, or on the basis of taking it as the basis for implementing the educational process, in order to facilitate its implementation more efficiently and effectively. effective programme. effective educational and ... Tugas Guru – Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata guru? Terasa lekat di ingatan kalimat guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru memang pantas dilabeli sebagai pahlawan. Mengingat jasa guru sangat besar dan kerap tidak mendapat perhatian sebagaimana mestinya. Guru bisa dianggap sebagai orang tua saat berada di sekolah, sehingga guru harus dihormati layaknya orang tua di rumah. Lalu apa saja tugas guru selain mengajar? Berikut pembahasannya berserta pengertian guru menurut beberapa ahli. Pengertian Guru Secara UmumPengertian Guru Menurut Para Ahli PendidikanTugas Guru dalam Proses PembelajaranTugas UmumTugas KhususPeran GuruOrganisatorDemonstratorPengelola kelasMediatorMotivatorInspiratorInformatorKlimatorInisiatorKulminatorEvaluatorKode Etik GuruTanggung Jawab GuruKompetensi GuruKompetensi PedagogisKompetensi KepribadianKompetensi SosialKompetensi ProfesionalPerbedaan Guru Honorer dan Guru PNS Pengertian Guru Secara Umum Guru adalah sebuah profesi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari pendidikan di bangku taman kanak-kanak sampai jenjang sekolah menengah ke atas. Arti kata guru digugu dan ditiru. Guru merupakan profesi yang cukup familier belakangan ini, terbukti dengan semakin banyaknya jumlah tenaga pendidik yang tersebar di negara Indonesia. Sedangkan pengertian guru secara umum adalah seorang tenaga pendidik atau orang yang mengajarkan suatu ilmu, melatih, membimbing, memberikan evaluasi serta memberikan penilaian kepada peserta didik. Definisi guru adalah seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajarkan ilmu, mengarahkan, mendidik dan melatih muridnya agar memahami ilmu yang diajarkan secara maksimal. Dari pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa tugas guru tidak hanya memberikan ilmu secara formal saja, namun seorang guru juga bertanggung jawab atas apa yang diajarkannya. Selain itu, guru merupakan tonggak utama dalam kemajuan sebuah negara. Guru berperan sangat penting dalam menciptakan generasi muda yang intelektual, potensial, dan berakhlak mulia. Pengertian Guru Menurut Para Ahli Pendidikan Berikut beberapa defisini guru menurut para ahli pendidikan Guru adalah seseorang yang memberi pengetahuan, keterampilan atau pengalaman kepada orang lain Abuddin Nata Menurut Ramayulis, Guru merupakan orang yang bertanggung jawab untuk membimbing peserta didik agar lebih manusiawi dan memanusiakan manusia, sehingga tugas utamanya adalah mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi muridnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru bab I pasal I, Guru adalah pendidik profesional yang tugas utamanya mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah. Definisi guru adalah pendidik profesional karena guru telah menerima dan memikul beban dari orang tua untu turut andil mendidik anak-anak Zakiyah Darajat Guru adalah ujung tombak pendidikan karena guru secara langsung berupaya untuk mempengaruhi dan mengembangkan kemampuan siswa agar cerdas, terampil dan bermoral tinggi. Nana Sudjana Guru adalah bapak rohani bagi peserta didik yang memberikan ilmu, pembinaan akhlak mulia dan meluruskan perilaku yang buruk. Muhammad Muntahibun Nafis. Orang yang diberi tanggung jawab sebagai pendidik di lingkungan sekolah adalah guru. Purwanto 1997138 Pendidik adalah orang yang bertanggung jawab untuk memberikan bantuan kepada siswa daam mengembangkan fisik dan spiritual. Dri Atmaka 2004 17 Tugas Guru dalam Proses Pembelajaran Guru bertugas mempersiapkan peserta didik agar dapat membangun dirinya, membangun bangsa dan negara. Dalam undang-undang guru dan dosen disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah. Tugas Umum Adapun tugas guru secara umum adalah mendidik. Dalam prakteknya, mendidik adalah serangkaian kegiatan belajar mengajar yang terjadi di dalam ruang kelas atau sekolah. Contoh tugas guru dalam melatih dan mendidik yaitu memberikan motivasi, memuji, menghukum dan memberi contoh baik. Tugas Khusus Sebagai seorang pengajar Guru memiliki tugas untuk menyusun rencana pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Selain itu, tugas khusus guru adalah melaksanakan rencana pembelajaran yang telah di susun dan melaksanakan penilaian di akhir proses pembelajaran. Sebagai pendidik Tugas guru selain mengajar yaitu sebagai seorang pendidik edukator guru bertugas membimbing peserta didik agar menjadi pribadi yang dewasa dan berkepribadian sempurna. Sebagai pemimpin Dalam peranannya, selain sebagai pendidik guru juga bertugas memimpin dan mengendalikan diri sendiri, peserta didik, dan masyarakat di sekitar sekolah atau masyarakat yang terkait dengan dunia pendidikan. Selain itu juga menyangkut upaya pengarahan, pengawasan, pengorganisasian, pengontrolan, partisipasi atas program yang dilakukan. Peran Guru Selain memiliki beberapa tugas, guru juga memiliki beberapa peran yang dapat menunjang dalam proses belajar mengajar. Berikut penjelasannya Organisator Dalam proses belajar mengajar, guru berperan untuk menciptakan proses belajar yang edukatif, inovatif, kreatif dan dapat dipertanggung jawabkan baik secara formal maupun secara moral kepada peserta didik serta Tuhan yang menciptakannya. Demonstrator Sebagai demonstrator dan pengajar, guru diharuskan dapat menguasai ruang kelas dengan cara menguasai seluruh materi yang akan diajarkannya. Serta senantiasa mengembangkan skill yang dimilikinya. Salah satu cara yang harus diperhatikan oleh seorang guru, ia harus senantiasa mengingat bahwa ia adalah seorang pelajar yang artinya guru harus senantiasa belajar terus menerus. Hal tersebut bertujuan untuk memperkaya dirinya dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. Selanjutnya agar semakin memperluas wawasan di dunia pendidikan sehingga tujuan dari pembelajaran yang disampaikan dapat tercapai dengan maksimal. Pengelola kelas Dalam peranannya sebagai pengelola kelas guru diharapkan mampu mengelolah kelas sebagai lingkungan belajar yang menyenangkan bagi peserta didik serta dapat mengordinasikan lingkungan sekolah. Lingkungan tersebut harus diawasi dan diatur agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan pendidikan. Pengawasan terhadap lingkungan sekolah ikut mempengaruhi sejauh mana lingkungan tersebut menjadi tempat belajar yang baik. Tujuan pengelolaan kelas ialah agar peserta didik bersama guru dapat menggunakan fasilitas kelas untuk segala macam kegiatan belajar dan mengajar agar mencapai hasil yang diinginkan dan mengembangkan kemampuan peserta didik seperti tujuan yang diharapkan. Mediator Sebagai seorang mediator, guru sebaiknya memiliki pemahaman dan pengetahuan yang sangat luas tentang media pendidikan. Karna media pendidikan adalah alat bantu komunikasi antara guru dan murid untuk lebih menefektifkan proses belajar mengajar. Guru tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tentang media pendidikan tapi juga harus memiliki keterampilan memilih dan menggunakan serta dapat mengusahakan media itu dengan baik dan benar. Guru juga menjadi perantara dalam hubungan antar manusia, untuk keperluan itu guru harus terampil menggunakan pengetahuan tentang bagaimana orang berinteraksi dan berkomunikasi. Tujuannya agar guru dapat menciptakan secara maksimal kualitas lingkungan yang interaktif. Motivator Guru hendaknya dapat mendorong peserta didik agar selalu semangat dan aktif dalam belajar. Sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Inspirator Persoalan belajar adalah masalah utama anak didik, guru harus mampu memberikan inspirasi bagi peserta didik serta harus dapat memberikan petunjuk bagaimana cara belajar yang baik. Informator Dalam hal ini, guru harus bisa memberikan informai yang tepat kepada siswa karna guru merupakan sumber informasi kegiatan akademik maupun umum. Klimator Sebagai klimator, guru haus mampu menciptakan iklim atau suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif bagi peserta didik. Inisiator Sebagai inisiator guru diharapkan mampu mencetuskan ide-ide yang baru untuk kemajuan dunia pendidikan. Kulminator Sebagai kulminator, guru adalah orang yang merencanakan proses belajar dari awal sampai akhir kulminasi. Dengan rancangannya siswa akan mengalami kulminasi, yaitu sebuah tahapan dimana peserta didik dapat mengetahui perkembangan atau tingkat kemajuan belajarnya. Evaluator Dalam satu kali proses belajar mengajar, guru hendaknya menjadi evaluator yang baik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah tujuan yang telah dirumuskan itu tercapai atau belum. Dan apakah materi yang disampaikan tepat pada sasaran sesuai tujuan. Semua pertanyaan tersebut akan dijawab melalui kegiatan penilaan atau evaluasi. Dengan penilaian guru dapat mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan, penguasaan peserta didik terhadap pelajaran, serta ketepatan atau keefektifan metode mengajar. Kode Etik Guru Guru merupakan sosok yang selalu menjadi panutan oleh siswa-siswi dan masyarakat. Itulah mengapa penting adanya suatu rambu-rambu atau norma yang harus menjadi pijakan para guru atau biasanya disebut kode etik guru. Kode etik adalah norma atau asas yang harus dijalankan oleh guru di Idonesia sebagai pedoman untuk bersikap dan berperilaku dalam melaksanakan profesinya sebagai pendidik anggota masyarakat dan warga negara. Adapun isi kode etik guru adalah sebagai berikut Guru berbakt membimbing anaka didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangunan yang berpancasila. Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan. Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan, meningkatkan mutu dan martabat profesinya. Tanggung Jawab Guru Menurut Cece Wijaya dan Tabrani Rusyan, tugas dan tanggung jawab guru meliputi Bertanggung jawab dalam bidang pendidikan di sekolah, artinya seorang guru harus dapat menguasai tata cara belajar mengajar yang efektif. Selain itu guru bertanggung jawab untuk memahami kurikulum yang baik, mampu mengajar dengan baik di kelas, memberi nasehat, menguasai teknik pemberian bimbingan dan layanan serta melaksanakan evaluasi. Tanggung jawab dalam bidang keilmuan, yaitu guru sebagai ilmuan bertanggung jawab dalam memajukan ilmu pendidikan. Tanggung jawab dalam bidang kemasyarakatan, artinya guru ikut serta dalam proses pembangunan masyarakatan dan melayani masyarakat dengan baik. Guru bertuanggung jawab terhadap moral, artinya seorang guru harus memiliki kemampuan untuk menghayati etika dan perilaku yang sesuai dengan moral pancasila serta mengamalkannya daam kehidupan sehari-hari. Wens Tanlain berpendapat jika seorang guru mengamalkan tanggung jawabnya, pada umumnya sifat guru seperti berikut ini Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa Menerima dan mematuhi setiap norma maupun nilai kemanusiaan. Menghargai semua orang tanpa terkecuali anak didiknya. Selalu bijaksana dan berhati-hati. Memikul tugas mendidik dengan bebas, berani dan gembira. Menyadari nilai-nilai yang berkaitan dengan hubungan sebab akibat. Baca Juga Resepsionis Pengertian, Syarat, Fungsi dan Tugas Resepsionis Guru sebagai pekerja profesional memerlukan kemampuan dan keahlian khusus dalam menjalankan tugasnya yang disebut kompetensi guru. Kompetensi guru adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati dan dikuasai oleh seorang guru agar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional. Dengan penguasaan kompetensi kompetensi tersebut diharapkan dapat tercapai tujuan pendidikan nasional. Kompetensi Pedagogis Kompetensi pedagogis adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan skill yang berkaitan dengan interaksi pembelajaran antara peserta didik dan guru dalam kelas. Kompetensi pedagogis meliputi kemampuan guru dalam Menjelaskan materi Melaksanakan metode pembelajaran Memberikan pertanyaan Menjawab pertanyaan Mengelola kelas Melaksanakan evaluasi. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian guru adalah kemampuan yang mencerminkan sikap dan perilaku guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Kompetensi kepribadian ini kemudian melahirkan guru dengan ciri-ciri yang sabar, tenang, bertanggung jawab, ikhlas, demokratis, cerdas, menghormati orang lain, tegas, berani, kreatif dan inisiatif. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik, peserta didik, orang tua/wali peserta didik, tenaga kependidikan dan masyarakat sekitar. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan terhadap penguasaan materi pelajaran secara mendalam, utuh dan komprehensif. Guru yang memiliki kompetensi profesional tidak hanya cukup menguasai materi secara formal Seorang guru juga harus memiliki kemampuan terhadap materi ilmu lain yang memilki keterkaitan dengan pokok bahasan mata pelajaran tertentu. Perbedaan Guru Honorer dan Guru PNS Saat ini ada dua jenis guru, yaitu guru honorer dan PNS. Keduanya dapat dibedakan berdasarkan beberapa aspek berikut ini Pada umumnya, guru PNS penempatannya di sekolah-sekolah formal sesuai intruksi dari instasi induk seperti Kemendikbud. Sedangkan guru honorer pada umumnya direkrut langsung sesuai kebutuhan dari sekolah yang bersangkutan. Artinya guru honorer tidak menginduk pada instansi tertinggi di dunia pendidikan. Perbedaan dari segi pendapatan, guru PNS memiliki patokan pendapatan yang sudah ditetapkan instansi. Sedangkan pendapatan guru honorer dihitung dari jam belajar yang dilakukan maupun sistem gaji sukarela karena pengabdian yang diberikan. Berdasarkan aturan, guru PNS terikat aturan berdasarkan undang-undang yang berlaku seperti hak, kewajiban, seragam dan lainnya. Sedangkan guru honorer aturannya terkadang tidak berlaku secara maksimal. A. Tugas Guru Pengertian tugas secara umum yaitu kewajiban atau suatu pekerjaan yg harus dikerjakan seseorang dalam pekerjaannya. Dapat diartikan pula tugas adalah suatu pekerjaan yg wajib dikerjakan atau yg ditentukan untuk dilakukan karena pekerjaan tersebut telah menjadi tanggung jawab dirinya. Menurut KBBI tugas adalah sesuatu yang wajib dikerjakan atau yang ditentukan untuk dilakukan; pekerjaan yang menjadi tanggung jawab seseorang; pekerjaan yang dibebankan. Tugas guru yaitu menciptakan suasana atau iklim proses pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk senantiasa belajar dengan baik dan semangat. Tugas seorang guru itu mencakup beberapa hal, yaitu sebagai berikut guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan, dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Peters dikutip Sudjana 200215 menyebutkan tugas guru, yaitu 1. Guru sebagai pengajar 2. Guru sebagai pembimbing dan 3. Guru sebagai administrator. Ketiga tugas guru di atas merupakan tugas pokok profesi guru. Dimana guru sebagai pengajar lebih menekankan kepada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Guru sebagai pembimbing memberi tekanan kepada tugas, memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapinya. Sedangkan guru sebagai administrator kelas pada hakikatnya merupakan jalinan antara pengajaran dan ketatalaksanaan pada umumnya. B. Tanggung Jawab Guru Pengertian tanggung jawab secara umum adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Menurut KBBI tanggung jawab adalah suatu keadaan dimana wajib menangunggung segala sesuatu. Tanggung jawab guru menurut Hamalik 2004 127, yaitu sebagai berikut 1. Guru harus menuntut murid-murid belajar. Tanggung jawab guru yang terpenting adalah merencanakan dan menuntut murid-murid melakukan kegiatan-kegiatan belajar guru mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang diinginkan. 2. Turut serta membina kurikulum sekolah. Sesungguhnya guru merupakan seorang key person yang paling mengetahui tentang kebutuhan kurikulum yang sesuai dengan tingkat perkembangan murid. 3. Melakukan pembinaan terhadap diri siswa kepribadian, watak dan jasmaniah. Memompakan pengetahuan kepada murid kiranya bukan pekerjaan yang sulit. Tetapi membina siswa agar menjadi manusia berwatak berkarakter sudah pasti bukan pekerjaan yang mudah. Mengembangkan watak dan kepribadiannya, sehingga mereka memiliki kebiasaan, sikap, cita-cita, berpikir dan berbuat, berani dan bertanggung jawab, ramah dan mau bekerja sama, bertindak atas dasar nilai-nilai moral yang tinggi, semuanya menjadi tanggungjawab guru. 4. Memberikan bimbingan kepada murid. Bimbingan kepada murid agar mereka mampu mengenal dirinya sendiri, memecahkan masalahnya sendiri, mampu menghadapi kenyataan dan memiliki stamina emosional yang baik, sangat diperlukan. 5. Melakukan diagnosis atas kesulitan-kesulitan belajar dan mengadakan penilaian atas kemajuan belajar. 6. Menyelenggarakan penelitian. Sebagai seorang yang bergerak dalam bidang keilmuan scientist bidang pendidikan maka ia harus senantiasa memperbaiki cara bekerjanya. 7. Mengenal masyarakat dan ikut serta aktif. Guru tidak mungkin melaksanakan pekerjaannya secara efektif, jikalau guru tidak mengenal masyarakat seutuhnya dan secara lengkap. 8. Menghayati, mengamalkan, dan mengamankan Pancasila. Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mendasari sendi-sendi hidup dan kehidupan nasional, baik individu maupun masyarakat kecil sampai dengan kelompok sosial yang terbesar termasuk sekolah. 9. Turut serta membantu terciptanya kesatuan dan persatuan bangsa dan perdamaian dunia. Guru bertanggung jawab untuk mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang baik. Pengertian yang baik adalah antara lain memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. 10. Turut menyukseskan pembangunan. Pembangunan adalah cara yang paling tepat guna membawa masyarakat ke arah kesejahteraan dan kemakmuran bangsa. Pembangunan itu meliputi pembangunan dalam bidang mental spiritual dan bidang materil. Secara umum Tanggungjawab guru, yaitu guru sebagai pengajar, guru sebagai pembimbing, dan guru sebagai administrator yaitu diantaranya 1. Memiliki tanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. 2. Memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapi 3. Menjalinan antara pengajaran dan ketatalaksanaan pada umumnya. 4. Merencanakan dan menuntut murid-murid melakukan kegiatan-kegiatan belajar dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang diinginkan 5. Turut serta membina kurikulum sekolah 6. Melakukan pembinaan terhadap diri siswa kepribadian, watak dan jasmaniah C. Wewenang Guru Wewenang adalah Kekuasaan menggunakan sumbardaya untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut KBBI wewenang adalah hak dan kekuasaan untuk bertindak; kewenangan serta kekuasaan membuat keputusan, memerintah, dan melimpahkan tanggungjawab kepada orang lain. Adapun wewenang Hak dari seorang guru yang tercantum dalam Undang-Undang Guru dan Dosen pasal 14 ayat 1 menyatakan, bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru memiliki hak sebagai berikut 1. Memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial. 2. Mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja. 3. Memperoleh perlindungan dalam melaksanakan tugas dan hak atas kekayaan intelektual. 4. Memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. 5. Memperoleh dan memanfaatkan sarana dan prasarana pembelajaran untuk menunjang kelancaran tugas keprofesionalan. 6. Memiliki kebebasan dalam memberikan penilaian dan ikut menentukan kelulusan, penghargaan,dan/atau sanksi kepada peserta didik 7. sesuai dengan kaidah pendidikan, kode etik guru, dan peraturan perundang-undangan. 8. Memperoleh rasa aman dan jaminan keselamatan dalam melaksanakan tugas. 9. Memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi. 10. Memiliki kesempatan untuk berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan. 11. Memperoleh kesempatan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi, dan/atau 12. Memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya. D. Contoh Tugas Guru dan Cara Guru Menangungjawabi Tugas tersebut. 1. Guru memiliki tugas pengajar Dimana guru sebagai pengajar lebih menekankan kepada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Sebagai bentuk tanggung jawab guru terhadap tugas sebagai pengajar maka seorang guru dalam melakukan proses pengajarannya haruslah memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap diantaranya yaitu Prota, Prosem, Silabus, RPP sehingga pada saat waktu proses belajar mengajar mengajar guru telah mempersiapkan diri terlebih dahulu sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisie. Pada proses pembelajaran juga guru harus mampu menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan metode dan strategi pembelajaran yang tepat sehingga siswa mampu menyerap dan mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Karena pada hakikatnya tugas pengajar yang dimiliki oleh guru memiliki tanggung jawab agar penyampaian materi pembelajaran dapat dipahami dan dimengerti oleh siswa. 2. Guru sebagai pembimbing Guru sebagai pembimbing memberi tekanan kepada tugas, memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapinya. Sebagai bentuk tanggung jawab guru sebagai pembimbing maka seorang guru harus memiliki kedekatan terhadap anak didiknya dan seorang guru harus mampu mengenali setiap anak didiknya sehingga guru mampu mengetahui kesulitan-kesulitan apa yang dimiliki oleh anak didik tersebut misalnya ketika anak didik memiliki masalah baik masalah keluarga maupun masalah akademik, seorang guru mampu memberikan pemecahan masalah terhadap anak didik tersebut. Selain itu dengan memiliki kedekatan dengan anak didik maka guru dapat menemukan berbagai potensi yang dimilikinya, membimbing siswa agar dapat mencapai dan melaksanakan tugas-tugas perkembangan mereka, sehingga dengan ketercapaian itu ia dapat tumbuh dan berkembang sebagai individu yang mandiri dan produktif. 3. Guru sebagai administrator. Guru sebagai administrator kelas pada hakikatnya merupakan jalinan antara pengajaran dan ketatalaksanaan pada umumnya. Dimana sebagai administrator guru memiliki tanggung jawab yaitu guru haruslah berpartisipasi dalam administarsi sekolaha yaitu penyelenggaraan dan manajemen sekolah. Sebagai pelaksanaan dalam kaitannya dalam proses belajar mengajar seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebagai administrator seorang guru juga memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mengembangkan kurikulum yang ada di sekolah serta guru harus memilik partisipasi didalam pengambilan keputusan didalam sekolah. IMPLIKASI Dari penjelasan diatas maka seorang pendidik haruslah menyadari tentang tugas, tanggung jawab dan wewenang nya sebagai seorang guru sehingga guru lebih memahami peranannya dalam mengajar. Dimana seorang guru harus lah melaksanakan tugasnya dengan rasa tanggung jawab yang tinggi sehingga tugasnya dapat terlaksana dengan baik disamping itu seorang guru juga harus bertanggung jawab terhadap kewajibannya kepada peserta didik sebagai seorang pendidik serta menjalankan wewenang yang diberikan kepadanya dengan baik dan tidak menyelagunakan wewenang yang dia miliki untuk memberatkan piihak lain. Sehingga ketika tugas, tanggung jawab serta wewenang dapat terlaksana dengan baik maka dia dapat dikatan sebagai guru yang profesional.